NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Walkot Tangerang Tarling

Ajak masyarakat solat berjamaah di Masjid

Alhamdulillah,Arab Saudi Memberi 250 Ton Kurma

Bisa dinikmati saat berbuka puasa

Lampung Mengaji 99

Ramadhan 99 Kali Khatam

Lampung Mengaji 99

Ramadhan 99 Kali Khatam

Syaikh Muhammad Ayyub Wafat

Imam Masjid Nabawi

Musa Juara Hafiz Quran di Mesir

Peserta Termuda Harumkan Indonesia

Awas! Narkoba Nyusup ke Pesantren

Sebagai Doping

Bersujudlah Ketika Gerhana

Bulan & Matahari Mahluk Allah

KH Toto Penyemangat Pemuda

Pergi untuk selamanya saat Salat Jenazah

Jamaah RI Wafat di Mina 120 Orang

Tambah 17 orang korban Mina

Poll

Subscribe Newsletter

Awas! Narkoba Nyusup ke Pesantren
Sebagai Doping

Indonesiamaritimenews.com(IMN),MAFIA narkoba ditengarai sudah menyusup sampai ke pesantren. Tergetnya, siapalgi kalau bukan santri dan ustad. Bila fakta ini benar, sungguh sangat mengerikan.

Kabar tentang menyusupnya narkoba di kalangan santri, diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso. Pria yang akrab disapa Buwas ini mengatakan, narkoba dipakai sebagai doping.

"Narkotika sudah masuk ke kalangan santri, terutama di daerah Jatim. Santri, dia zikir dari pagi ke pagi pakai ekstasi, Bukan cuma santrinya, tapi kiainya juga,"ungkap Buwas di kantor BNN, beberapa waktu lalu.

Jenderal bintang tiga ini tidak merinci pesantren mana yang sudah tercemar narkotika. Buwas akan mengumpulkan kiai dari seluruh Indonesia guna mengantisipasi masuknya barang terlarang ke lingkungan pesantren.

Apa yang diungkapkan Buwas ini menjadi sorotan berbagai pihak, terutama ulama dan para kiai. Di Mabes Polri, Jumat (11/3/2016) mantan Kaba Reskrim Polri ini akhirnya mengatakan ia hanya ingin membuktikan narkoba sudah merambah ke seluruh lini.

SANTRI DI MADURA
Awalnya, BNN menemukan ada salah satu santri kedapatan menggunakan narkoba. Dia mengaku menggunakan barang haram itu untuk meningkatkan stamina ketika zikir sepanjang malam.

"Ya itu sekarang kita tangani secara bersama-sama. Artinya ini kan hanya membuktikan bahwa narkotika merambah ke seluruh lini. Tidak hanya pesantren, tidak hanya dari beberapa kelompok," tukasnya.

"Kalau ada satu saja pesantren yang terkontaminasi harus kita tangani ramai-ramai supaya pesantren itu tidak jadi sarang atau sasaran penyalahgunaan narkotika. Kemarin ditemukan salah satu, segera kita komunikasikan. Kita ambil langkah langkah untuk mencegah," lanjutnya.

Temuan penyalahgunaan narkoba oleh santri, baru terjadi di Jatim. Tidak tertutup kemungkinan, ada santri di pondok lainnya juga terkontaminasi. "Kita akan kumpulkan kiai-kiai, semua pemimpin pondok pesantren di Indonesia. Jangan sampai pesantren malah jadi pusat peredaran,"kata Buwas.

Bila benar narkoba sudah masuk ke lingkungan pesantren, ini tentu sangat mengkhawatirkan. Pertahanan pondok pesantren, lembaga pendidikan tempat mencetak calon ulama yang akan membentengi generasi Islami, bisa jebol bila hal ini dibiarkan. (Arry/Oryza/Mar)