NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Sekjen DPP INSA Lolok Sudjatmiko:

'Lancarkan Tol Laut, Pelindo jalankan no service no pay

Proyek Pelabuhan Patimban Telan Anggaran Rp43 Triliun

Dikerjakan Selama 10 Tahun

Tonny Budiono Jabat Dirjen Hubla

Menteri Jonan Lantik 3 Pejabat

4 ABK Indonesia Akhirnya Dibebaskan

Ditawan Kelompok Bersenjata di Filipina

Elvyn G. Masassya Bos Baru PT Pelindo II

Mantan Dirut BPJS Ketenagakerjaan

MenjawabTuduhan Ahok

Nelayan Asli Bawa Jaring dan Ikan Teluk Jakarta ke Balaikota DKI

Wika, Gadis Penjelajah Langit Tewas Terjun Payung

Insiden Jogja Air Show 2016

Harmony Of The Seas Kapal Pesiar Raksasa

Dilayani 2.000 ABK

Harris J, Remaja Muslim

Dijuluki Justin Beiber

Atraksi Kapal Perang Pukau Ribuan Warga

HUT ke-70 TNI di Cilegon

Poll

Subscribe Newsletter

Wika, Gadis Penjelajah Langit Tewas Terjun Payung
Insiden Jogja Air Show 2016

Indonesiamaritimenews.com(IMN),YOGYAKARTA: Gadis penerjun payung, Wika Milanti Ayuningtyas, direnggut maut akibat jatuh di laut saat atraksi terjun payung Jogja Air Show (JAS) 2016. Wanita penerjun dari Federasi Aero Sport Indonesia ini nyawanya tidak tertolong saat dilarikan ke rumah sakit. Insiden ini terjadi di lepas pantai selatan Depok, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Sabtu (26/3/2016).

Komandan SAR Parangtritis, Ali Sutanto, mengatakan gadis 24 tahun itu ditemukan sekitar 700 meter dari bibir pantai Parangtritis, Bantul. Proses penyelamatan membutuhkan waktu 15 menit," jelas Ali Sutanto. Saat ditemukan, Wika tak sadarkan diri dan terlalu banyak menelan air.

Diperkirakan angin kencang membawa Wika ke arah laut dan terjatuh di tengah pecahan ombak besar, meski ia sudah melakukan langkah prosedur yang tepat. Gadis anggota Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Yogyakarta ini digulung ombak besar.

"Penyebab pendaratan yang tidak sempurna akan didalami, apakah cuaca atau human error," kata Kapentak Lanud Adisutjipto, Mayor Sus Sugiyanto‎ kepada wartawan di RSPAU dr S Hardjolukito, Bantul, DIY.

Ucapan duka mengalir, ratusan pelayat datang ke rumah orangtua Wika di Komplek Rumah Dinas TNI AU Blok H3 Nomor 16, Bantul, Yogyakarta. Wika adalah putri Serka Sudaryono, anggota RSPAU Hardjolukito dan mantan anggota Paskhas.

Bukan kali ini saja atraksi udara menelan korban. Pada 20 Desember 2015, pesawat milik TNI AU jenis T50i jatuh saat sedang melakukan akrobatik dalam Atraksi Gebyar Dirgantara AAU. Pesawat jatuh di perkampungan, dekat Pangkalan Udara Adisutjipto dan menyebabkan dua pilot tewas, yakni Letnan Kolonel Pnb Marda Sarjono dan Kapten Pnb Dwi Cahyadi.

GADIS PENJELAJAH LANGIT
Wita dikenal sebagai gadis yang memiliki hobi terjun payung dan menggeluti olahraga ekstrem ini sejak 2006. Bahkan ia tercatat sudah 125 kali terjun payung.Ada satu keinginan Wita yang tidak kesampaian. Ia ingin mengajak adiknya, Anjar Odi Herlambang (17) terjun tandem.

"Ada rencana nanti saya diajari, diajak tandem dulu terjunnya. Tapi ya sudah begini sekarang," kata Anjar di rumah duka. Anjar mengungkapkan, kakaknya memang sejak dulu senang dengan kegiatan berbau ekstrem. Meski orangtuanya pernah melarang, Wita akhirnya diizinkan ikut kegiatan terjun payung.

Di akun twitter milik Wita, ia banyak memamerkan foto-foto kegiatan saat latihan terjun payung, antara lain bersama anggota TNI. Ada sesuatu yang menarik di akun twitter Wika. Ketika insiden jatuhnya pesawat latih tempur Super Tucano TNI di Malang, Jatim, dan menewaskan Mayor Pnb Ivi Safatilah serta Serma Saiful, Rabu (10/2) Wika menulis ucapan dukacita.

"Terima kasih atas pengabdianmu untuk negara ini.... Selamat jalan Mayor Ivi & Serma Syaiful" tulis Wika. Tuhan punya rencana lain, 46 hari kemudian gadis ini menemui ajal akibat insiden serupa.

Acara JAS 2016 digelar di kawasan pantai Depok, Parangkusumo, dan Parangtritis. Peserta terdiri dari terjun payung 384 peserta, paralayang 100 peserta, paramotor 50 peserta, gantole 50, microlight 25, dan aeromodeling 50 peserta. (Arry/Oryza/Mar)