NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Sekjen DPP INSA Lolok Sudjatmiko:

'Lancarkan Tol Laut, Pelindo jalankan no service no pay

Proyek Pelabuhan Patimban Telan Anggaran Rp43 Triliun

Dikerjakan Selama 10 Tahun

Tonny Budiono Jabat Dirjen Hubla

Menteri Jonan Lantik 3 Pejabat

4 ABK Indonesia Akhirnya Dibebaskan

Ditawan Kelompok Bersenjata di Filipina

Elvyn G. Masassya Bos Baru PT Pelindo II

Mantan Dirut BPJS Ketenagakerjaan

MenjawabTuduhan Ahok

Nelayan Asli Bawa Jaring dan Ikan Teluk Jakarta ke Balaikota DKI

Wika, Gadis Penjelajah Langit Tewas Terjun Payung

Insiden Jogja Air Show 2016

Harmony Of The Seas Kapal Pesiar Raksasa

Dilayani 2.000 ABK

Harris J, Remaja Muslim

Dijuluki Justin Beiber

Atraksi Kapal Perang Pukau Ribuan Warga

HUT ke-70 TNI di Cilegon

Poll

Subscribe Newsletter

Atraksi Kapal Perang Pukau Ribuan Warga
HUT ke-70 TNI di Cilegon

Indonesiamaritimenews.com(IMN),BANTEN:Warga Cilegon, Banten, terpukau menyaksikan puluhan kapal perang, pesawat udara dan atraksi perang yang dipamerkan jajaran TNI, Senin (5/10/2015). Kapal perang dan pesawat udara menembakkan rudal-rudal membuat langit Banten memerah dan berasap.

Maski terik matahari menyengat, atrakasi yang disuguhkan dalam memperingati HUT ke-70 TNI di Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten, namun tidak menyurutkan warga. Mereka tetap antusias dan tepuk tangan pun bergemuruh.

Jajaran TNI menyuguhkan atraksi pembebasan pelabuhan, melibatkan personel Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Angkatan Laut. Suara letusan senjata dan deru mesin pesawat memekakkan telinga, namun ribuan warga yang menonton malah semakin antusias. Atraksi ini banyak didominasi oleh personel AL dan AU, sesuai visi dan misi pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

HUT TNI yang dipusatkan di perairan Banten ini mengambil tema "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian".

Sebanyak 16.000 personel TNI dikerahkan, melibatkan 53 kapal perang serta 16 pesawat tempur. Atraksi 12 pesawat tempur Sukhoi SU-27/30 terbang rendah, menembakkan rudal bergantian dengan pesawat F-16, dentuman meriam di atas kapal perang serta tank-tank amphibi terjun ke laut membuat masyarakat berdecak kagum.

Rangkaian acara HUT TNI di Banten berlangsung meriah. Sehari sebelumnya gladi bersih yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sudah membuat warga antusias ingin menonton puncak acara HUT TNI yang diperingati setiap 5 Oktober. KRI Oswald Siahaan 354, disulap menjadi panggung yang menampilkan orkestra yang menghibur.

PRESIDEN JANJI PERHATIKAN PRAJURIT
Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit atas pengabdiannya pada negara dan bangsa. Presiden juga meminta jajaran TNI meningkatkan profesionalisme dan lebih mendekatkkan diri pada rakyat.

?Atas nama negara, pemerintah dan juga pribadi, saya menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun kepada segenap anggota dan keluarga besar Tentara Nasional Indonesia di manapun saudara berada dan bertugas,? kata Kepala Negara.

Sebagai bangsa yang majemuk, lanjut Presiden, TNI harus menempatkan diri sebagai perekat kemajemukan dan menjaga persatuan Indonesia. ?TNI harus terus menjaga kebhinneka tunggal ika-an. Hanya dengan itu, Indonesia bisa menjadi bangsa majemuk yang kuat dan solid.?

Menurut Jokowi, ia membayangkan dalam lima tahun mendatang pembangunan kekuatan pertahanan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kekuatan pertahanan minimun dalam pertahanan negara Tri Matra terpadu. Tetapi juga ditujukan memperkuat jati diri sebagai negara maritim, dengan membangun TNI sebagai kekuatan maritim regional yang disegani di kawasan Asia Timur.

Pemerintah juga melakukan upaya membangun postur pertahanan TNI yang makin kokoh, alutsista makin lengkap, dan makin modern. Modernisasi teknologi pertahanan diperlukan untuk terus menerus mengimbangi kemajuan zaman.

Presiden juga menyinggung soal kesejahteraan prajurit. Menurut Jokowi, TNI yang terdidik dan terlatih tidak akan menjadi kekuatan yang efektif apabila prajurit dan keluarganya tidak sejahtera. ?Untuk itu, Negara akan benar-benar memastikan adanya penghormatan yang layak bagi para prajurit TNI,? kata Jokowi. Pemerintah akan memberikan perhatian pada prajurit-prajurit TNI yang bertugas di kawasan perbatasan, pulau-pulau terdepan, serta di kawasan terisolir. (arry/yasmin/mar)