NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Jokowi Tawarkan Pelabuhan Patimban ke Jepang

Berikut Proyek KA Jakarta-Surabaya

PT AP II Kembangkan Bandara Silangit

Dukung Konektivitas Kawasan Pariwisata

Diluncurkan Mei 2016

Satelit A3 Pantau Pertanian & Maritim

Agus Raharjo Pimpin KPK

Busyro dan Johan Budi Tersisih

Akhirnya, Dirjen Hubla Bobby Mamahit Tersangka

Dugaan Korupsi Pembangunan BPI2IP

IPC WAY

Wadah karyawan berinovasi mengembangkan diri dan perusahaan

Giliran Denny Indrayana Jadi Tersangka

?Bismillah, Haram Menyerah?

Menanti UU Perlindungan Nelayan

DPR & KKP Diminta Mengesahkan

Pungutan Bea cukai Menurun

Dipengaruhi kebijakan impor,Mineral dan harga CPO

Tahun Depan Tol Laut Dimulai

Jonan: Kita negara kepulauan terbesar

Poll

Subscribe Newsletter

Jokowi Tawarkan Pelabuhan Patimban ke Jepang
Berikut Proyek KA Jakarta-Surabaya

Indonesiamaritimenews.com(IMN),Jakarta: Presiden Jokowi akan menawarkan dua proyek besar ke Jepang, yaitu pengembangan Pelabuhan Patimban di Subang, Jabar, serta proyek kereta api lintas utara Jawa.

Presiden dan rombongan bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menuju Nagoya, Jepang, Kamis (26/5/2016). Dalam lawatannya Jokowi akan bertemu dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe.

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung mengatakan Pemerintah Jepang telah mengajukan keinginan tentang dua hal. "Satu Pelabuhan Patimban di Subang Jawa Barat," kata Pramono Anung saat mengantar rombongan Presiden di Halim Perdanakusuma.

Pelabuhan Patimban, lanjut Pramono, sangat dekat dengan kawasan industri di wilayah Jabar yang menjadi basis produksi perusahaan-perusahaan Jepang. Proyek kedua, pengembangan kereta sedang rute Jakarta-Surabaya. Menurut Pramono kereta yang dimaksud bukan kereta cepat.

Proyek kereta ini ialah revitalisasi rel lintas utara Jawa sepanjang 727 kilometer. Jalur ini akan ditingkatkan kemampuannya agar mampu melayani kereta dengan kecepatan lebih tinggi yakni 150 kilometer (km) per jam. Saat ini, kecepatan rata-rata kereta yang melewati jalur double track lintas utara Jawa ialah 100 km per jam.

Pelabuhan Patimban adalah lokasi pengganti Pelabuhan Cilamaya di Karawang yang sedianya akan dikembangkan sebagai pelabuhan internasional, namun akhirnya dibatalkan. Pelabuhan ini jadi yang pertama sebagai pelabuhan internasional di Jawa Barat.

Pembangunan fisik tahap I rencananya akan dimulai 2017 guna mengejar operasional tahun 2019. Selama ini Pemerintah Jawa Barat telah mengembangkan pelabuhan ini sejak 2010 dengan anggaran sebesar Rp15 miliar dari APBN.

Pembangunan tahap I fase I akan dianggarkan dalam APBN 2017 sebesar Rp113,5 miliar oleh Kementerian Perhubungan untuk membangun terminal kontainer dan terminal kendaraan serta pengerukan. Pada tahap ini pemerintah pusat akan menggandeng investor dari luar. Diperkirakan total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp17 triliun. (Arry/Oryza/Mar)